Pengalaman Selama di K-PACT Kupang (Pembinaan)

Perasaan saya selama tinggal disini, saya sangat senang sekali karena saya mendapatkan banyak pengalaman, entah pengalaman pahit atau manis. Pengalaman yang saya dapatkan di tempat ini adalah ketika saya melihat banyak anak-anak yang sangat antusias dalam hal belajar. Saya sangat termotivasi dan merasa kagum dengan mereka karena  setiap waktu membaca buku. Hal ini baru pertama kali saya jumpai dalam hidup saya menyaksikan mulai dari yang anak-anak sampai orang dewasa yang antusian dalam belajar dan bekerja. Dan saya  sempat terkejut ketika mengetahui bahwa kebanyakan dari mereka mempunyai latar belakang dari kehidupan yang suram, tetapi oleh karena kasih karunia Tuhan, mereka boleh keluar dari kehidupan yang suram dan menuju ke terang Tuhan. Salah satu seorang anak yang berhasil terbebas dari kehidupannya yang suram adalah Sikito. Saya sempat bercerita bersama dengan dia. Dia dulunya seorang peminum, perokok, bahkan seseorang yang suka mencari keributan, tetapi Tuhan memanggilnya dan membawanya kembali ke jalan yang be


nar. Selain itu, saya disini mendapat pengalaman yang pahit juga, dimana Tuhan mengizinkan saya untuk sakit cacar air selama 5 hari. Saya sangat banyak ketinggalan pelajaran. Tetapi semuanya itu tidak membuat saya bersungut-sungut atau menyalahkan Tuhan, justru disitu saya makin berharap kepada Tuhan. Saya yakin ini adalah suatu cobaan atau suatu ujian dimana Tuhan melihat seberapa jauh saya terus berharap kepada-Nya.
            Disini saya mendapatkan teman-teman yang baru. Mereka begitu sangat baik kepada saya. Perkataan dan tindakan mereka kepada saya yang begitu sopan. Setiap bertemu mereka pasti mengucapkan salam kepada saya. Saya merasa sangat dihargai sekali di tempat ini. Ketika saya sakit cacar air selama 5 hari, saya semakin melihat kebaikan mereka kepada saya, mereka mendoakan saya, menyediakan saya makanan, bahkan mereka datang untuk menghibur saya.
            Banyak perubahan yang terjadi di dalam diri saya selama disini. Saya yang dulunya malas untuk bekerja, di tempat ini saya diajari untuk bekerja. Saya juga malas dalam belajar, tetapi dengan adanya dorongan dari para pembimbing, Puji Tuhan saya mulai termotivasi untuk belajar, dan hasilnya saya terus dan terus belajar dan semakin semangat dalam menyelesaikan tugas-tugas, di balik itu saya juga termotivasi dari anak-anak di tempat ini yang sangat antusias dalam belajar, padahal ini adalah sebuah tempat yang terpencil, tetapi itu tidak membatasi mereka untuk terus belajar, belajar dan belajar dalam meraih cita-cita mereka. Bahkan mereka sangat berkarya. Jika saya lihat-lihat, begitu banyak hasil-hasil karya film yang mereka buat. Saya sangat kagum dengan mereka. Mereka di tempat terpencil, bahkan dari tempat terpencil juga, tetapi karya mereka sangat luar biasa.

            Bagi saya membaca itu adalah suatu pekerjaan yang membosankan buat saya. Saya belum pernah menyelesaikan 1 bukupun di dalam hidup saya karena bagi saya itu adalah suatu pekerjaan yang membosankan. Tetapi di KCC saya merasa ada sesuatu yang baru. Disini saya bisa menyelesaikan beberapa bacaan salah satunya adalah menyelesaikan pembacaan kitab PB dalam jangka 1 bulan. Sesuatu yang luar biasa dan sesuatu yang tidak biasa bagi saya. Di balik menyelesaikan pembacaan kitab PB, saya mendapatkan banyak manfaat. Saya semakin mengenal Yesus, mendapatkan ayat-ayat yang memotivasi saya dalam menjalani hidup ini, menghadapi cobaan, dan saya juga mendapatkan ayat bagaiman kita tetap berjaga-jaga sampai kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali.

Komentar